Baccarat winning skills_Indonesian Sports_Baccarat Platform Collection_Basic Baccarat Play

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Bookmakerwebsite

Cewek Betting appselBettBettBetting Betting appapping apping appama ini paling gembar-gembor soal cowok yang paling cocok dijadikan suami. Cowok harus berwibawa kalau mau jadi suami yang bertanggungjawab, atau cowok harus penyabar kalau mau jadi suami yang penyayang. Semua kriteria itu sering sekali cewek utarakan.

Kalau kamu masih suka hura-hura, belanja ini-itu tanpa pikir panjang, nongkrong sana-sini tanpa ingat waktu dan uang, mungkin kamu perlu belajar lagi dalam menghadapi hidup yang kian rumit. Sebab, cowok manapun akan menganggap ceweknya siap diajak hidup bersama ketika bisa memanfaatkan waktu dan uang dengan efektif dan efisien. Calon imam manapun pasti berharap memiliki istri yang jago, setidaknya bisa, mengatur waktu dan keadaan ekonomi keluarganya dong.

Nah, berhubung cara menyampaikan rasa kasih sayang ini berbeda-beda, mungkin cowokmu ingin tahu cara apa yang kamu pilih. Dari situlah cowok akan menilai kesiapanmu dalam menjalani hubungan yang lebih tinggi.

Salah satunya dengan kesiapanmu dalam menjadi partner sehidup-sematinya setelah menikah nanti. Karena kehidupan setelah menikah itu bukan tentang bagaimana kamu menjalani kehidupan sesungguhnya bersama orang yang kamu cintai saja. Tapi tentang bagaimana kamu menghabiskan waktu bersama orang yang kamu cintai dengan berbagai persoalan yang pasti datang dan pergi. Di situlah peranmu sebagai partner hidup selalu diharapkannya.

Ini bukanlah hal sepele bagi cowok. Meski cowok terkesan tak acuh dengan hal ini, tapi sebenarnya cowok sungguh berharap bisa tahu seberapa dekat dan suka kamu terhadap anak kecil. Tanpa perlu cowok memintamu untuk bisa akrab dengan anak kecil, cowok menaruh harapan atas sikapmu itu. Sebab menurut hemat cowok, dari sikapmu ini, dia bisa melihat seberapa besar peluangmu untuk menjadi istri dan ibu bagi anak-anakmu kelak.

Jalinan hubungan setelah menikah tentu lebih sulit dan berat jika dibandingkan dengan hubungan yang sebelumnya. Menikah itu sekali seumur hidup, sebuah pilihan yang juga berat. Seseorang tak bisa memilih pasangan dengan mudah begitu saja. Butuh kesiapan dan pertimbangan matang dalam menentukan pasangan. Maka, sudah pasti cowokmu akan memilihmu dengan berbagai pertimbangan.

Mungkin saat ini kamu sudah cukup dekat dalam mengenal orangtua pasanganmu. Kamu mengenal orangtua cowokmu, dan sebaliknya. Tapi sebagai bukti kesiapanmu dalam menjadi istri, kamu perlu meleburkan secara lebih dirimu pada keluarganya. Dan ini juga berlaku bagi cowokmu. Seberapa dalam kamu bisa lebih akrab dengan keluarganya, menjadi penanda kesiapanmu. Sebab kelak kamu juga akan menjadi putri dan memberikan cucu bagi orangtuanya, bukan?

Selain tingkat keakrabanmu dengan anak kecil, cowok juga ingin melihat bagaimana caramu dalam menunjukkan kasih sayang kepada calon imammu dan orang-orang terdekatmu. Caranya adalah dengan kamu menyikapi atau memberikan kasih sayang, berupa perhatian, rasa memiliki, dan sebagainya, yang di mata cowok adalah sikap pertanggungjawabanmu atas orang yang mencintaimu begitu dalam.

Ketika kamu masih labil dan gamang dalam mengambil keputusan, kamu belum layak untuk menjadi calon pendamping hidup yang tepat bagi cowokmu. Sebab cowokmu pasti akan memilihmu sebagai calon istrinya ketika kamu sudah bisa mengontrol emosimu, apalagi dalam menghadapi masalah.

Cowok sadar, dalam bahtera rumah tangga tidak cuma butuh kesiapan finansial dan mental. Tapi sikap dalam mengendalikan emosional juga diperlukan. Yang perlu kamu tahu, kehidupan setelah ijab kabul jelas tak semudah ketika kamu menjalani hari-hari seperti orang pacaran. Lebih dari itu!

Cowok tentu berharap, ketika dia telah menjadi kepala rumah tangga, sepulang kerja dia bisa menyantap nikmatnya masakan istri di rumah. Ditemani sang istri dan anak-anaknya, tentu menjadi mimpi nan indah bagi setiap cowok. Meskipun kamu belum bisa masak, belajarlah dari sekarang. Sebelum semuanya terlambat.