Baccarat Mobile Download_Gambling to make money_Bali Casino

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Bookmakerwebsite

Indonesian Gaming CompanIndonesian Gaming Companyyaksara hIndonesian Gaming Companyujan dan juga cinIndonesian Gaming Companyta yang ku jaga seorang diri masih menjadi pemerhati

Namun, satu sisi seolah enggan menepi, mencoIndonesian Gaming CompanyBa berkompromi kepada hati

Duhai jiwa yang terdiam dalam munajat jalan penentram

Netra naluri menatap tak pejam. Dibalur kumandang do’a mengirimkan secarik pesan

Di mana ujung perjalanan kan ku tempuh?

Larik tertuangkan

Bait tercatatkan

Layang kasih hanya dirimu yang berhasil menghimpun rasa sayang mengalir bersemi sendiri dari hati, ke dalam aliran jantung hati

Entah sampai kapan, semua telah kupasrahkan bersama Rabbi melambung ke pintu langit layang doa yang berkembang

Begitu banyak yg berlalu lalang

Menitip sekantung munajat angan pada belahan jiwa yang masih menjadi teka-teki hangat yang tersimpan menjadi sebuah alunan dari rasa cinta, do'a dan harapan.Menjelma kamu dalam relung dalam

Ada diri di sini, berdiam bersama tudung do'a yang bersemi

Derai Hujan

Dapatkah sejalan dalam kata hati yang menyatu di suatu hari nanti?

Ia membanjiri sekujur ruh hati

Derai hujan jatuh, sejatuh-jatuhnya mengguyuri seisi pelik hati

Kuyup garis rindu ini tak jenuh menjadi pemerhati, penanti titik temu

Menyaksikan aura bentuk kisah yang terpendam

Biar hujan menjadi pengobat rindu yang tak henti mengitari

Derai hujan menyelinap sendu bersembunyi

Sifatmu teduh bersahaja, imanmu menentramkan jiwa

Biar hujan menjadi peneduh kegersangan hati

Keunikan itu mengembang riuh dideru tepi tali jemari

Menatap kerinduan yang lugu dari kejauhan

Takdir menjejak dalam risalah perjuangan munajat

Namun gagal mengetuk pintu hati ini

Meraup asa segelincir hari

Nada jiwa menanti secarik keajaiban

Hujan tak hanya membasahi ruang hati, samar rautmu pun turut singgah

Nestapa berelegi di tebing tinggi

Tak mampu dijabarkan, namun nyata di jantung hati alunan aura cinta yang bersemi

Nyata hadirmu bermuara belum terengkuh

Yang ku yakini, alur langkah takdir tak kan menyisir dan tertukar

Melukiskan namamu bersama tabur bintang dilangit doa yang terbentang

Tautan Cinta Sedalam Nafas Doa

Lirih hati masih terpaut mengalir kearah hatimu yang teduh nan bersahaja sedalam kecintaan iman yang menjaga.

Bingkai kasih sayang sejati tertuangkan, bait doa yang mengurapi membuat hati teduh mengalir ke arahmu

Setiap pertemuan duduk sujud munajatku yang renyuh nan teduh bersama Allah semakin menghimpun cinta sedalam doa yang bersemi ke arahmu

Tergenang butiran tetes bait hujan dalam doa dan harapan

Kuyup hati belum sudah menatapmu dari jauh

Hadirmu kian bersemi dikatup cahaya rindu dalam hati sedalam doa yang mengalir tiada jemu

Mencoba berdamai pada kenyataan hari dan hati

Aksara hujan mengguyur hati bumi

Menyentuh hati yang tak tersentuh oleh gelimang frasa jarak yang meramu, pupuk sebuah temu di sujud munajat sebagai jalur tuk menyatu dan menjawab.

Rasa adalah fitrah titipan-Nya yang mengalir tanpa aba-aba, dan cinta adalah keyakinan hati bersama nafas doa, kecintaan iman melangkah sejalan bersama bait doa yang mengalir tiada henti tak berjeda

Pelipur hening, tautan cinta sedalam doa yang kulangitkan menjadi jalur penghubung sebuah rasa yang tersimpan, terdiam dan mengalir

Pabila takdir, biarlah alur Rabbi yang menjadi titik tengah tuk mampu mempertemukan

Mampukah obati derainya lusuh dalam sebuah temu?

Jika kamu berpaling arah, apa yang hendak ku adukan kepada Rabbi ?

Menenggelamkan pilur hati, memasrahkan hati

Rintik gerimis hujan membasahi bumi

Berjibaku sudut raga merajai diri

Pesanku dari sini, jangan jenuh tuk tetap setia melumuri keyakinan di dalam munajat

Biar hujan menjadi perekat cinta dan doa d dermaga cinta

Sapa angin berdesir di tengah hening, sapa hujan mengguyur ditelisik teduh

Biar hujan menjadi penghubung rindu yang tak tersentuh mengalir tertuju kearahmu

Hati dalam penantian

Menemanimu dalam tabir do’a dijejak selimut takdir yang mengalir

Sejenak saja, aku menepi

Jantung hati memahami, ke mana arah labuhannya memulangkan tuk menetap dengan rekatan lekat terikat dalam satu arah dan satu hati

Berkumandang bait doa melangit sang pemilik hati

Usah tanyakan kepada langit bergumul awan

Tanyakan kepada nurani bersama Rabbi tercinta yang memperhatikan

Langit pun hafal, dari setiap nafas doa yang terlangitkan

Raga kita saja belum mampu bersua terjangkau oleh detik waktu hari ini, entah esok hari jika Rabbi mengkehendaki

Hati yang hendak menyampaikan seutas pesan yang tersimpan dalam linangan

Rintik hujan menggenang, tasbih rindu didalam bait doa yang tak pernah terpejamkan, terdiam ataupun memudar

Bisik munajat kulangitkan kepada-Nya